• Beranda
  • PT Telkom Indonesia
  • Republika Online
  • CSR Guru

Album

Santri Indigo Tahap III Angkatan 6 - Gresik - Jawa Timur
Santri Indigo Tahap III Angkatan 5 - di Purwakarta - Jawa Barat
Santri Indigo Tahap III Angkatan 4 di Magelang - Jawa Tengah
Santri Indigo Tahap III Angkatan 3 di Malang - Jawa Timur
Santri Indigo Tahap III Angkatan 2 di Cilegon
Santri Indigo Tahap III Angkatan 1 di Jepara
Sambutan MANAJEMEN Telkom
pada Acara “SANTRI INDIGO” Angkatan ke-4 Tahun ke-3
MAGELANG, 27 SEPTEMBER 2011


Asalamu’alaikum Warahmatullahi wa Barakatuh,
Yth.    Pimpinan Pondok Pesantren Pabelan Magelang,
Yth.    Pimpinan Harian Republika,
Yth.    Para instruktur Pelatihan,
Yth.    Para Peserta Pelatihan ”Santri Indigo”, Serta hadirin yang berbahagia,

Pertama-tama, marilah kita panjatkan puji dan syukur ke hadirat Allah Subhanahu wa Ta’ala, karena hanya atas rahmat dan karunia-Nya lah kita bisa hadir di tempat ini dalam keadaan sehat wal afiat, untuk mengikuti suatu program pelatihan yang dipersembahkan Telkom dan Republika khusus bagi insan pesantren yakni program ”Santri Indigo”.


Hadirin yang saya hormati,
Pelaksanaan Program Corporate Social Responsibility (CSR)  Bersama Telkom dan Republika yang bertajuk “Santri Indigo” ini   sudah menginjak tahun ketiga angkatan ke-4. Syukur Alhamdulillah mendapat sambutan yang sangat positif dari insan pesantren. Mudah-mudahan kami dapat terus mengembangkan program Santri Indigo ini sehingga terus berkelanjutan dan semakin meningkat kualitasnya dari waktu ke waktu.

Program ini merupakan upaya Telkom dan Republika untuk membekali insan-insan pesantren dengan pengetahuan, pemahamam dan aplikasi teknologi telekomunikasi khususnya internet yang kini telah menjadi kebutuhan dasar. Perkembangan internet saat ini memang luar biasa. Internet telah memberikan kemudahan dalam hal berkomunikasi dan pencarian informasi tentang apapun. Melalui internet kita dapat memperoleh informasi apa saja, dimana saja dan kapan saja (no limit, anywhere and anytime). Kita tinggal searching engine ke dunia maya seperti yahoo dan google, kita akan dapat semua informasi yang diinginkan.
Telkom terpanggil untuk lebih mengenalkan internet kepada insane-insan pesantren karena disadari bahwa pesantren merupaka lembaga pendidikan yang sangat strategis dalam mencetak generasi muda dan kader-kader pemimpin negeri ini di masa mendatang. Basis pesantren yang sangat kuat dengan nilai-nilai religious akan memberikan harapan lahirnya generasi penerus yang kuat nilai keimanannya dan tangguh nilai kejuangannya. Jumlah pesantren yang sangat banyak dan tersebar di berbagai pelosok egeri, juga menumbuhkan keinginan kuat Telkom untuk memberikan kontribusinya kepada insane pesantren, terutama dari sisi pembekalan teknologi telekomunikasi.

Dapat kami jelaskan bahwa saat ini Telkom tidak hanya mengelola layanan yang berhubungan dengan telekomunikasi semata, tetapi juga sudah lebih luas dengan menambahkan layanan yang berhubungan dengan informasi, media dan edutainment (IME). Sebagai perusahaan pengelola beragam layanan seperti inilah –termasuk internet di dalamnya – Telkom merasa tepanggil untuk membantu “menginternetkan” pesantren dengan fasilitas internet milik Telkom yakni Speedy.


Hadirin yang berbahagia
Tidak bisa dipungkiri bahwa kemajuan teknologi seringkali dibarengi dengan dampak negatifnya. Begitu juga internet. Beberapa diantaranya adalah situs yang mempunyai konten bertemakan pornografi, judi, dan konten lainnya yang bertentangan dengan nilai-nilai agama dan budaya kita. Telkom berupaya untuk meminimalisasi dampak tersebut dengan melakukan blocking terhadap situs-situs tersebut sehingga tidak bisa diakses oleh penggunanya di Indonesia. Dengan demimian, diharapkan penguasaan teknologi telekomunikasi semacam internet ini dapat memberikan nilai positif yang besar. Sedangkan dampak negatifnya kita tekan seminimal mungkin.

Telkom juga berupaya untuk membuat konten-konten religious yang bisa diakses pengguna internet. Salah satunya adalah situs speedytaqwa. Speedytaqwa merupaka sebuah portal dan komunitas  islami yang dikembangkan oleh Telkom sebagai sarana komunikasi, inovasi, edukasi, dan interaksi antar umat, dengan tagline “Menjadi Insan Modern yang Bertakwa”

Situs speedytaqwa bertujuan untuk memberikan sarana yang lebih mudah dan maju dalam menuntut ilmu pengetahuan secara online khususnya pengetahuan agama sehingga terbangun generasi yang modern, serta menjadi sarana dakwah sehingga terbangun bangsa yang maju namun tetap berpegang teguh pada nilai-nilai agama.


Hadirin yang terhormat
Demikianlah hal-hal yang dapat kami sampaikan berkenan dengan pembukaan program pelatihan “Santri Indigo”. Terimakasih atas segala perhatiannya


Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.




SANTRI INDIGO, MAGELANG-- Telkom bekerjasama dengan Harian Republika kembali gelar pelatihan internet untuk para santri di pondok pesantren Pabelan, Mungkid, Kabupaten Magelang, 27-28 September 2011. Dengan mengusung tema ''Putihkan Internet '' pelatihan ini melibatkan 100 peserta terdiri dari 75 santri dan 25 ustadz, berasal dari lebih 30 pondok pesantren yang ada di Kabupaten Magelang.

Pelatihan yang merupakan program Corporate Social Responsibility (CSR) PT Telekomunikasi Indonesia Tbk dan Harian Republika ini menargetkan agar para santri memiliki weblog dan dapat melakukan dakwah di dunia interent.

Acara dibuka oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Magelang, Drs Utoyo, didampingi Pimpinan Ponpes Pabelan,  KH Ahmad Najib Amin Hamam, dan Kepala Telkom area Magelang, Amir Yunus.

Pemkab menyambut baik dan berterima kasih kepada Telkom dan Republika karena kegiatan ini bisa digelar di Magelang, kata Sekda Magelang Utoyo dalam sambutannya. Di Kabupaten Magelang saat ini terdapat 312 pondok pesantren baik yang menjalankan pendidikan modern maupun salafiyah. ''Jumlah pondok ini mendekati jumlah desa yang ada di kabupaten ini, yang hanya 372 desa,'' tuturnya.

Dengan adanya kegiatan ini, Utoyo berharap para santri dapat lebih terdorong lagi untuk mengembangkan diri, sehingga nantinya bisa menjadi  kader-kader pembangunan yang andal.

Kepala Telkom Area Magelang, Amir Yunus, dalam sambutannya mengatakan bahwa, program Santri Indigo adalah bagian dari program CSR PT Telkom, sebagai bentuk tanggungjawab perusahaan untuk turut mendidik para santri agar lebih mengenal teknologi khususnya interent. Dengan demikian para santri dapat menyebarkan dakwaknya secara mendunia melalui weblog mereka masing-masing.

Sedangkan Pimpinan sekaligus pengasuh Ponpes Pabelan, KH Ahmad Najib A Hamam, mengatakan  “Kami yakin pelatihan semacam ini dapat memberikan inspirasi positif bagi para santri dan ustad agar lebih termotivasi lagi untuk terus mengembangkan diri,”.Apalagi jika pesertanya melibatkan lebih banyak lagi santri dan pesantren maka dampaknya akan sangat luar biasa, tambahnya. 

Direktur PT Zahir Internasional, Muhamad Ismail Thalib dengan gaya mudanya mengajak para santri untuk berkreasi di dunia digital dalam hal yang positif, karena dunia ini sangat potensial dimasa kini dan masa depan, demikian dalam pemaparannya. Banyak para milyader kelas dunia yang sukses dengan karya digitalnya, Muhammad menyebut Bill Gates pemilik Microsoft, Mark pemilik Facebook, Stave Jobs pemilik apple, semuanya sukses dengan dunia digital. Khusus di dunia internet, Muhammad mengajak agar para santri giat meng update weblog-nya dalam upaya "Memutihkan Internet". 

Sedang Slamet Riyanto, dari Republika Online, menyebutkan Telkom dan Harian Republika telah 16 kali menyelenggarakan pelatihan Santri Indigo ini. ''Alumninya sudah mencapai 1.450 orang yang tersebar di Pulau Jawa,'' katanya. Dari jumlah tersebut seribuan blog telah berhasil dibangun dan siap untuk "Memutihkan Internet", sambungnya. Pada hari kedua pematangan pembuatan blog dipandu oleh M Afif dari Republika Online sampai para peserta mengerti dan bisa mengisi dan meng-kastemisasi blognya masing-masing.

Acara berdurasi dua hari ini juga menghadirkan musisi kawakan Gilang Ramadhan, para peserta diajak untuk berkreasi dalam dunia musik. Untuk berkreasi dibidang musik, tidak harus dengan peralatan mahal kata Gilang, namun dengan peralatan yang ada disekitar kitapun bisa menghasilkan karya seni. Dalam kesempatan itu Gilang mencoba mengenalkan berbagai nada dengan botol galon kemasan air mineral. Para peserta tak henti-hentinya tepuk tangan selama gilang memberikan pemaparan tentang kreasinya dibidang musik.

Pada hari kedua selain materi pendalaman membuat blog, para santri juga mendapat wawasan tentang perkembangan dunia teknologi informasi dan komunikasi yang dibawakan oleh Suhartono dari Telkom Jakarta. Hartono memaparkan, selama kurun waktu abad ke-18, sampai ke-21 kini, dunia telah berkembang melalui tahapan era pertanian, era industri, lalu infomasi, dan sekarang sedang memasuki era konsep (conceptual age). Ke depan, kemajuan bidang teknologi informasi akan lebih cepat berkembang bila didukung dengan berkembangnya kreativitas, yang bisa memunculkan ide-ide orisinil yang selanjutnya diwujudkan dalam bentuk invonasi-inovasi baru.  Inilah peluang besar bagi para santri untuk berkreasi dan memunculkan ide-ide baru dibidang teknologi digital, tegas Suhartono.

Dalam pelatihan ini juga dihadirkan blogger sukses, tujuannya agar para santri dapat memahami internet dalam hal ini weblog tidak hanya sekedar untuk "narsis" tapi bisa menjadi sumber penghasilan. Dengan berkreasi di internet saya bisa mendapatkan penghasilan yang layak, kata Muhammad Rijal AR Sutadiredja. Bahkan dengan internet saya bisa membeli rumah cukup baik di kawasan Semarang Jawa Tengah, beli kendaraan, dan dapat menikmati tempat-tempat rekreasi kata Bang Zenk, sebutan Rijal di Internet dalam presentasinya. Intinya Bang Zeng memberi panduan bagaimana mencari uang dengan menggunakan internet.

Menjelang penghujung acara, peserta mendapat wawasan tentang web yang dikembangkan oleh Telkom yang berisi konten muslim yaitu www.speedytaqwa.com. Paparan yang dibawakan oleh Deden dari Telkom Jakarta ini memberi banyak ruang kepada santri untuk mengembangkan wawasan dan saling tukar informasi.  Slamet Riyanto

Pondok Pesantren Pabelan
Aahmad Samsul Huda
Rohmayani-Pondok
Abdul Rohmatullah
Rohmayani
Rini Setyawati
Muhammad Adil Alwi Zaim
Muhammad Azka Maulana
Rizqi Anggita L.H
Zaima Bunga Wijayanti

Daarul Hikmah
Edwin
Muhammad Jaya Kelana
Taklim
Edi Winarno

SMP IT Ihsanul Fikri
Ananda Fadila Nisa
Faadhilah Rosiana Firdaus
Dhie
Aditya
Ihsanul Fikri

Pondok Pesantren Darul Falah Mertoyudan

Nina Ika Puspita
Nawoko Prastyo
Novica Rahma Hayati

Pondok Pesantren Al-Alawy
Muhammad Mahfud
Wahyu Dwi Lestari

MTs.Ma'arif Roudlotul Mubtadiien Blondo
Setianingsih Purwanti
No name

Pondok Gontor 6 Darul Qiyam Mangunsari Sawangan Magelang
Muhammad Baharuddin Yusuf
Angga Hergastyasmawan
Vindi Husnul Khuluq
Muhammad Zainuddin

Pondok Pesantren Miftahurrohmah
Sahri Romadhoni -

MTs Maarif Blondo

Uswatun Arifah

Pondok Pesantren Darul Huda
Desiwulansari
Santo

Pondok Pesantren Api Nailul Muna
Maulai Syafiq Masrur
Maulani Syafiq Masrur

Pondok Pesantren Al- Iman Muntilan
Mayya Ambarwati Wardani
Muhammad Taukhid
Ayunda Miftakhul Lail
DwiI Hartanto

Pondok Pesantren Muhammadiyah Muntilan
Hamzah Abdullah –
Saerofi
Budi Sartono
Saerofi
Angga Supratman
Wahyu Yanuari
Abdurrohim

Madrasah  Aliyah Muhammadiyah Blabak
Muhammad Nur Syarif
 Ahmad Arifin

Madrasah Aliyah Muhammadiyah Meduro

Nur 'ainy 
Syarif Maliba

Pondok SMK  Muhammdiyah Mungkid
Fikriadi
Edi Yazid Al Mutasim
Ahmad Abdul Jalil

Madrasah Tsanawiyah Al-Maarif Blondo
Uswatu Marifah
Wahyu Yanuari
Qowi Masroriyah

Pondok Pesantren Attauhidalislamy
Nur Rohman

Masruhan Khudlori
Ahmad Munaji Yusuf
Kholid Nawawi

Asrama Pelajar Islam (API) Tegalrejo
Agus Setiyono
Muhammad Sobirin Wahyu
Agus Nadzif - 
Nailul Mun

Pondok Pesantren Sirojul Mukhlasin II
Ade Listiyanto
Yusuf Iman Prayoga
Ma'ruf Syaifudin
Imam Halimi
Fadila
Santri Indigo, MAGELANG – PT Telekomunikasi Indonesia Tbk bekerjasama dengan HU Republika kembali menyelenggarakan pelatihan internet bagi para santri. Program bertajuk Santri Indigo ''Putihkan Internet '' digelar di Pondok Pesantren Pabelan, Mungkid, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah.

Program yang berlangsung selama dua hari (27 - 28 September 2011) diikuti oleh 100 peserta terdiri dari 75 santri dan 25 ustad yang berasal dari 30 pondok pesantren yang ada di Kabupaten Magelang.

Perhelatan selama dua hari penuh ini para peserta akan mendapatkan materi tentang teknologi informasi internet, khususnya pembuatan weblog. Tujuan akhirnya adalah agar para santri nantinya dapat berdakwah di dunia internet dengan tujuan akhir untuk "memutihkan internet".

Perhelatan yang merupakan program Corporate Social Responsibility Telkom dan Republika ini dibuka oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Magelang, Drs Utoyo, didampingi Pimpinan Ponpes Pabelan,  KH Ahmad Najib Amin Hamam, dan Kepala Telkom area Magelang, Amir Yunus.

Sekda Magelang Utoyo, mengatakan Pemkab menyambut baik dan berterima kasih kegiatan ini bisa dilakukan di Magelang. Disebutkannya, di Kabupaten Magelang saat ini terdapat 312 pondok pesantren baik yang menjalankan pendidikan modern maupun salafiyah. ''Jumlah pondok ini mendekati jumlah desa yang ada di kabupaten ini, yang hanya 372 desa,'' tuturnya.

Kegiatan Santri Indigo ini adalah bagian dari program CSR PT Telkom (Tbk), sebagai bentuk tanggungjawab perusahaan untuk turut mendidik para santri agar semakin mengenal dunia internet. "Tujuannya, agar para santri dapat mengembangkan diri untuk mampu berdakwah di internet, dengan tulisan-tulisannya yang dipublikasikan di weblog mereka," demikian dikatakan Kepala Telkom Area Magelang, Amir Yunus dalam sambutannya.

Sedang Slamet Riyanto, dari HU Republika, menyebutkan Telkom dan HU Republika telah 16 kali menyelenggarakan pelatihan Santri Indigo ini. (tahap III angkatan 4)  ''Alumninya sudah mencapai 1.350 orang yang tersebar di Pulau Jawa,'' katanya. (Slamet Riyanto)
SANTRI INDIGO--Nama Pondok Pesantren Pabelan tidak asing lagi ditelinga para santri di negeri ini, pondok pesantren yang telah mengalami tiga kali kebangkitan ini sekarang telah menunjukkan eksistensinya sebagai pondok berkwalitas.

Berawal pada tahun 1800-an, Kiai Raden Muhammad Ali merintis sebuah kegiatan mengaji yang diikuti oleh para pemuda disekitarnya. Bagai titik air yang membawa kesejukan, pengajian itu menjadi besar dan memberi harapan bagi masyarakat sekitarnya tentang pengetahuan agama. 
Namun kegitan itu terhenti karena gejolak perang Diponegoro (1825-1830). Benih yang baik tak akan pernah punah, maka pada tahun 1900-an Pondok Pesantren Pabelan ini bangkit kembali di motori oleh Kiai Anwar dan dilanjutkan oleh Kiai Anshor. Pondok Pabelan kembali mengalami staknasi setelah Kiai Anshor wafat pada 1953. Duabelas tahun kemudian tepatnya 28 Agustus 1965, Pondok ini kembali bangkit untuk yang ketiga kalinya setelah salah seorang keturunan perintis Pondok Pesantren Pabelan, Hamam Dja'far, mendirikan kembali Pondok Pabelan dengan sistem dan kurikulum yang lebih modern, diberi nama Balai Pendidikan Pondok Pesantren Pabelan.

Pondok pesantren Pabelan terletak di jalur lintas pariwisata Yogyakarta dan Borobudur, tepatnya di Desa Pabelan, Kecamatan Mungkid, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah. Jalur ini juga menghubungkan antara Yogyakarta dan Semarang, 35 kilometer dari arah Yogyakarta, 4 kilometer dari Muntilan dan 12 kilometer dari Kota Magelang.

Kini Balai Pendidikan Pondok Pesantren Pabelan berada di bawah naungan Yayasan Wakaf Pondok Pabelan. Didirikan oleh K.H. Hamam Dja'far pada tanggal 28 Agustus 1965.

Kegiatan Pendidikan

Pendidikan sekolah yang diselenggarakan adalah Kulliyatul Mu'allimien al-Islamiyah (KMI),  yaitu pendidikan untuk santri putra dan putri selama 6 tahun bagi lulusan Sekolah Dasar (SD) atau Madrasah Ibtidaiyah (MI), dan selama 4 tahun bagi lulusan Sekolah Menengah Pertama (SMP) atau Madrasah Tsanawiyah (MTs). Dengan sistem ini para santri akan mendapatkan sistem pendidikan formal yang sudah disetarakan dengan SMU.

Pesantren yang pernah meraih prestasi penghargaan Aga Khan Award for Architecture tahun 1980 dan penghargaan Kalpataru tahun 1982 ini juga menyiapkan kelas khusus yang diberi nama Kelas Takhassus untuk jangka waktu satu tahun bagi santri yang berasal dari sekolah umum setara SMP yang ingin mendalami pengetahuan keagamaan.

Kini Pondok pesantren Pabelan telah memiliki ribuan santri, mereka tinggal dalam satu kompleks asrama (pondok) selama 24 jam, di bawah koordinasi pengurus Organisasi Pelajar Pondok Pabelan (OPPP), yang berada di bawah pengawasan dan bimbingan langsung para pimpinan (kiai). Para Pengurus merupakan santri kelas 5 dan 6 yang bertugas selama 1 tahun untuk melaksanakan kebijakan pimpinan pondok. Organisasi ini dimaksudkan untuk melatih santri dalam rangka pemahaman diri terhadap tanggung jawab, kejujuran, disiplin, cakap, dan kreatif sehingga membentuk jati diri yang kokoh

Data Pondok Pesantren Pabelan:
Nama   : Pondok Pesantren Pabelan
Alamat : Desa Pabelan, Kecamatan Mungkid, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah 56408. Tromol Pos No. 800 Muntilan
Telepon : 0293-782110, 782040, 782091
Pendiri : KH Raden Muhammad Ali
Tahun berdiri : 1800 M
Pimpinan : KH Drs Ahmad Mustofa, KH Ahmad Najib Amin, KH Muhammad Balya
Jumlah Guru/Ustadz : 91 orang

(Slamet Riyanto)
SANTRI INDIGO--Setelah dua bulan absen karena menyambut ramadhan, tanggal 27-28 September ini Santri Indigo akan bertandang ke Pondok Pesantren Pabelan - Magelang, Jawa Tengah.

Perhelatan dua hari ini akan menghadirkan para pakar bidang IT dan Blogger yang telah menunjukkan keberhasilannya dapat mendulang rupiah melalui dunia maya. Menurut rencana direktur IT and Supplay Telkom Indra Utoyo akan menjadi nara sumber untuk materi trend perkembangan teknologi informasi. Sedangkan direktur PT Zahir Internasional, Muhamad Ismail Thalib akan memaparkan bagaimana para santri akan menjadi penetrasi informasi dengan target "memutihkan internet".  Blogger sukses Bang Zenk akan mengajari peserta bagaimana agar blog yang telah dibangunnya bisa menjadi mesin uang. Sedangkan untuk mengembangkan kreatifitas seni para santri, santri indigo juga akan menghadirkan drummer kawakan Gilang Ramadhan.

Pelatihan Santri Indigo ini mengajarkan kepada para santri agar berdakwah di dunia maya - internet. Tujuannya agar umat Islam pada umumnya dan para santri yang kelak bakal menjadi juru dakwah dapat menjadi penetrasi informasi di dunia tanpa batas internet. Dalam kesempatan tersebut para santri akan dilatih membuat web-blog di internet, agar para santri dapat memiliki dan membangun Blog sendiri, materi ini akan disamapaikan oleh Slamet Riyanto dan M Afif keduanya dari www.republika.co.id.  

Informasi lebih lanjut silakan hubungi Harian Republika Biro DI Yogyakarta dan Jawa Tengah, Jl Perahu No 4, Kota Baru, DI Yogyakarta, Tlp 0274-544972

(Slamet Riyanto)
 Pemenang Pembuatan Weblog Pelatihan Santri Indigo 
Pelatihan Tahap III-6 di Pondok Pesantren Mambaus Sholihin - Gresik - Jawa Timur


Iftitah Hidayati - Pondok Pesantren Mambaus Sholihin 
Ferry Fadly - Pondok Pesantren Mambaus Sholihin
Heni - Pondok Pesantren Al-Ishlah 
Fadiyah Maslamatul 'Azmah - Pondok Pesantren Mambaus Sholihin
Chauroul 'Ain - Pondok Pesantren Mambaus Sholihin


Pemenang Pembuatan Weblog Pelatihan Santri Indigo 
Pelatihan Tahap III-5 di Pondok Pesantren Al-Muhajirin - Purwakarta - Jawa Barat


R. Putro Kusumaningbawono - Pondok Pesantren Al-Muhajirin Purwakarta
Widy Nuryadi - Pondok Pesantren Uswatun Hasanah Purwakarta
Maulana Abdul Aziz - Pondok Pesantren Al - Muhajirin Purwakarta
Yusuf Al Islam -  Pondok Pesantren Terpadu Al - Manar 33 Purwakarta
Ayu Aista - Pondok Pesantren Al - Muhajirin Purwakarta


Pemenang Pembuatan Weblog Pelatihan Santri Indigo 
Pelatihan Tahap III-4 di Pondok Pesantren Pabelan - Magelang - Jawa Tengah

  • Setiyono, Asrama Pelajar Islam Tegalrejo 
  • Budi Sartono, Pondok Pesantren Pabelan - Magelang
  • Rohmayani, Pondok Pesantren Pabelan - Magelang
  • Rini Setyawati, Pondok Pesantren Pabelan - Magelang
  • Muhammad Zainuddin, Pondok Modern Gontor 6 Magelang

Pemenang Pembuatan Weblog Pelatihan Santri Indigo 
Pelatihan Tahap III-3 di Pondok Pesantren Mahasiswa Al-Hikam - Malang - Jawa Timur


  • Moh. Yusron S.M,  Pondok Pesantren PPQ Nurul Huda Singosari Malang 
  • Nawawa Nawawi Muhsin, Pondok Pesantren Al-Kamilah
  • M Ainul Mustofa, Pondok Pesantren Mahasiswa Al-Hikam  
  • Ahmad Badrus Syafa, Pondok Pesantren PPAI Annahdliyah 
  • Rosidi, Pondok Pesantren Assalafiyah Malang

Pemenang Pembuatan Weblog Pelatihan Santri Indigo 
Pelatihan Tahap III-2 di Pondok Pesantren Al-Khairiyah - Cilegon - Banten - Jawa Barat










  • Ita Kurniastuti - Pondok Pesantren al-Fathoniyah Serang-Banten
  • Asma Munadiah - Pondok Pesantren Modern Daar El-istiqomah
  • Qomarudin - Pondok Pesantren La Royba
  • Mukhlis Ikromuddin - Pesantren Tarbiyah Nurul Ma'arif
  • Irnawati Rahayu - pondok pesantren ardaniah


Pelatihan Tahap III-1 di Kabupaten Jepara - Jawa Tengah.


  • Ritono, Pondok Pesantren Maftahul Falah, Sinanggul Mlonggo Jepara - Jawa TengahFitri
  • Puji Astutik, Pondok Pesantren Al-Ittihad Tahunan, Jepara - Jawa Tengah
  • Utfa Hazizah, Pondok Pesantren Al Ittihad Tahunan, Jepara - Jawa Tengah
  • Ajib, Pondok Pesantren Matholibul Ulum, Jepara - Jawa Tengah
  • Muhammad Faizin, Pondok Pesantren Daruttauhid Al-Alawiyyah, Jepara - Jawa Tengah

Pelatihan Tahap II-6 di Pondok Pesantren Keresek - Cibatu - Kabupaten Garut - Jawa Barat.








  • Alvi Alviah Algifari, Ponok Pesantren Keresek - Cibatu - Garut
  • Fera Faridatul Habibah, Ponok Pesantren Keresek - Cibatu - Garut
  • Deny Suwarja, Ponok Pesantren Keresek - Cibatu - Garut
  • Asny Laila, Ponok Pesantren Keresek - Cibatu - Garut
  • Cyntia Febi, Ponok Pesantren Keresek - Cibatu - Garut
Pelatihan Tahap II Angkatan 5 di Pondok Pesantren Al-Ittihaad Purwokerto
  • Miftahurrohman - Pondok Pesantren Miftahussalam
  • Alip Febrian Hartanto - Pondok Pesantren Al-Ittihaad
  • Johan Arifin - Pondok Pesantren Miftahussalam
  • Bunyamin - Pondok Pesantren Darussalam
  • Lafi Na'imatul - Pondok Pesantren Al-Ittihaad

Pelatihan tahap II Angkatan 4 di Pondok Modern Darussalam Gontor Ponorogo
  • Ahmad Saifulloh - Pondok Modern Darussalam Gontor
  • Saiful Hidayat - ISID Gontor Ponorogo
  • Hekky Layun Mustah, S.Pd - Pesantren Terpadu AL-MAWADDAH -3
  • Faqih Helmi Maulana/PM Darussalam Gontor 1
  • Muhammad Ridwan/PP Al-Mawaddah

Pelatihan tahap II Angakatan 2 di Pondok Pesantren Attaqwa Putra – Babelan - Bekasi – Jawa Barat
  • Ahmad Ripaih
  • Mahfuddin
  • Afud Syarifudin
  • Khaidir Ali

Pelatihan tahap II Angakatan 1 di Pondok Pesantren Ali Maksum Krapyak DI Yogyakarta
  • Devie
  • M Maulana Naviri
  • Arsyad Iriansyah
  • Hisyam
  • Arif Apriyono
  • Soza



Pelatihan tahap I Angakatan 5 di Pondok Pesantren Kempek, Palimanan, Kabupaten Cirebon, Jabar

  • Abror Syafruddin
  • Irhamnaya
  • Izzati Azrai
  • Agus Gusnadi
  • Agus Hasan
  • Nuru Shidiq

Pelatihan tahap I Angakatan 4 di Pondok Pesantren Darussalam - Ciamis Jawa Barat
  • Chusna Arifah
  • Sandigo
  • Asep Iwan Kurniawan Fikri
  • Asep Juju
  • Tatang Sulaeman

Pelatihan tahap I Angakatan 3 di Pondok Pesantren Dar El Qolam- Serang - Banten
  • Nendyo Susilo,Spd
  • Willy Saefurrahman
  • Yusuf WIdyanto








Pelatihan tahap I Angakatan 2 di Pondok Pesantren Modern Al-Ihsan Bale endah Bandung

  • Riyani Ginawang
  • Hilmy M
  • Tita Husnul Sri Kh,Pondok Pesantren Palgenep
  • Selmi, Pondok Pesantren Assurur
  • M Hendri Permana, Pondok Pesantren Al-Basyariah
  • Haris Setiawan, Pondok Pesantren Al-Basyariah
Pelatihan tahap I Angakatan 1 di Pondok Pesantren Al-Hamidiyah Depok
  • Riyani Ginawang
  • Abu Fauzan
  • Anwar Zainudin Pondok Pesantren Qotrun Nada
Postingan Lama Beranda
Adv
  • Recent Posts
  • Comments

Ayo Sholat

Mualaf

Memuat...

Download Materi Pelatihan

1. Trend Perkembangan Teknologi-Indra Utoyo

2. Putihkan Internet-Muhammad Ismail

3. Menjadi Blogger Sukses-Bang Zenk

4. Agar Online Bernilai Ibadah-Asma Nadia

5. Internet Sehat-Irwin Day

6. Panduan Membuat Blog-Slamet Riyanto

7.Blog Advanced - M Afif

8. Sosialisasi Speedy Taqwa-Deden

Video

Republika

www.republika.co.id

Telkom

www.telkom.co.id

footerwidget3

Santri Indigo

footerwidget4